Cara Menurunkan Berat Badan Saat Berpuasa

Cara Menurunkan Berat Badan Saat BerpuasaINFOREMAJA.NET – Ramadhan menjadi kesempatan yang tepat bagi Anda untuk memulai gaya hidup sehat. Jika Anda ingin menurunkan sejumlah berat badan waktu puasa ini maka ikuti lima tips berikut.

Tetap terhidrasi

Hidrasi adalah kunci untuk menurunkan berat badan Ramadhan tahun ini. Minumlah cairan yang cukup sewaktu sahur atau berbuka, maka itu akan menjaga tubuh Anda dari dehidrasi ketika Anda bekerja.

Memastikan tubuh tetap terhidrasi juga langkah terbaik untuk mengontrol gula darah. Dua liter atau delapan gelas air setidaknya harus Anda konsumsi setiap hari sebelum dan sesudah menjalankan puasa. Bagaimana pengaturannya?

Anda sebaiknya meminum dua gelas air putih saat berbuka puasa, berikutnya empat gelas antara setelah berbuka puasa hingga sahur atau tidak lebih dari satu gelas per jam.  Sewaktu sahur, Anda kembali mengonsumsi dua gelas air.
 
Perlu diketahui bahwa minuman berkafein tinggi seperti kopi atau teh hitam tidak masuk dalam hitungan menu ini.
Sebaliknya, teh herbal dapat menjadi alternatif yang bagus untuk konsumsi air demi membantu pencernaan Anda.

Menu berbuka puasa yang seimbang

Saat Ramadhan, metabolisme tubuh melambat dan Anda butuh energi ekstra. Buka puasa sebaiknya diawali dengan makanan ringan, seperti kurma karena mereka adalah sumber gula terbaik yang dibutuhkan tubuh selama berpuasa.

Kemudian lanjutkan dengan mengonsumsi makanan seperti sup, sayur, dan hindari sup dengan krim. Lanjutkan dengan salad yang terdiri dari aneka sayuran dan batasi konsumsi minyak zaitun 1-2 sendok teh.

Hindari mengonsumsi makanan-makanan kaya karbohidrat sebagai makanan pembuka.

Ketika Anda selesai dengan makanan pembuka, maka istirahatkan perut Anda sejenak. Ini bisa Anda lakukan dengan melaksanakan Maghrib kemudian melanjutkan mengaji atau berdzikir sejenak selama 5-10 menit.

Ketika Anda siap untuk makan, maka pilih hanya satu jenis hindangan utama. Pilihlah dengan bijak dan hindari gorengan. Pastikan menu di piring Anda sudah seimbang antara karbohidrat dan proteinnya.

Jangan lewatkan sahur

Memang benar, jam makan Anda sangat terbatas tahun ini, tetapi itu tidak menjadi alasan bagi Anda untuk melupakan makan sahur sebelum berpuasa.

Melewatkan jam makan sahur akan membuat Anda menjadi lebih lapar dihari berikutnya. Akibatnya? Anda akan makan berlebihan sewaktu berbuka puasa.

Ketika makan sahur, pastikan Anda membatasi mengonsumsi makanan yang terlalu asin untuk menghindari rasa haus berlebihan keesokan harinya.

Makanan yang Anda makan hendaknya mengandung karbohidrat kompleks, seperti roti gandum, bukan roti putih halus, juga harus mengandung sumber protein yang baik, seperti keju atau telur.

Kombinasi ini akan memastikan Anda memiliki tingkat gula darah yang stabil sehingga rasa lapar Anda tidak terlalu lama.

Tetap aktif

Puasa bukan alasan bagi kita untuk tidur sepanjang hari atau bermalas-malasan. Dibulan Ramadan, Anda harus mempertahankan tingkat aktivitas sehari-hari pada batas tertentu, namun hindari untuk kontak langsung di bawah sinar matahari terik.

Ingatlah bahwa Anda akan membakar lebih banyak lemak dibandingkan sebelumnya pada waktu perut kosong. Setelah Anda berbuka puasa, Anda bisa melakukan olah raga ringan selama 30 menit di rumah, seperti burpees, lunges, sit up dan squat. Jika Anda terbiasa berolah raga di gym, maka mintalah pelatih Anda untuk merancang olah raga khusus untuk Anda.

Hindari gula buatan

Tampaknya penyebab kenaikan berat badan utama dibulan Ramadhan bukanlah semata pada makanan yang Anda konsumsi sewaktu berbuka puasa. Itu bisa jadi berasal dari makanan yang mengandung gula tambahan dari makanan dan minuman, seperti permen. Akan lebih baik jika Anda memakan buah-buhan, buah kering, molase, dan madu.