Kata – Kata Cinta yang Tak Direstui

Kata - Kata Cinta yang Tak DirestuiINFOREMAJA.NET ~ Mempunyai masalah yang sangat berat dapat membuat kita shock dan frustasi, misalnya tentang kata kata cinta tak direstui orang tua.

Cinta yang tak mendapat restu ortu memang serba salah, disatu sisi kita tak ingin berpisah dengan orang yang kita cintai, namun disisi lain restu ortu adalah segalanya.

Suatu pilihan yang sulit manakala kita dihadapkan pada situasi demikian, akankah ada jalan keluar terbaik untuk cinta yang tak mendapat restu orang tua?

Jangan putus asa, pasti ada pilihan terbaik yang dapat kita putuskan untuk setiap masalah yang datang.

Tuhan memberikan ujian agar kita menjadi insan yang lebih kuat, dan pasti ada pelajaran berharga dibalik setiap masalah tersebut.

=================================================================================

“Ungkapan kesedihan memang sangat sulit untuk di tuangkan kedalam tulisan, ketika tujuan menuju jenjang pernikahan tertata indah.”

” Pertama kali kaki ini melangkah dan menginjak teras rumahnya, bukan sambutan hangat beserta kasih sayang yang ku dapatkan, melainkan sebuah kata-kata hinaan tentang hubungan tanpa persetujuan.”

” Aku memang bukan orang berada, aku memang bukan orang yang memiliki tahta dan harta, tapi aku sanggup membahagiakannya dengan penuh rasa tanggung jawab dan cinta. Janganlah anda memandang kebahagiaan dengan sebelah mata karena tahta dan harta bukanlah sumber kebahagiaan yang selama ini anda sangka.”

” Sapa salam ku hiraukan, senyum hangat ku abaikan, semua itu kulakukan bukan karena cinta yang kau berikan, melainkan karena tidak mendapatkan restu dari orang yang selama ini ku agungkan.”

” Kata-kata itu memang sakit ku dengarkan, namun apa daya yang bisa aku lakukan selain ikhlas dan menerima kenyataan.”

“Aku yakin bahwa jodoh ada di tangan tuhan, namun untuk apa aku perjuangkan jika sudah jelas restu yang aku harapkan tidak aku dapatkan.”

” Seberapa besar masalah yang kita hadapi, aku sanggup bertahan dan melaluinya dengan penuh harapan, namun ketika orang tuamu tidak merestui, mungkin inilah akhir dari sebuah perjuangan.”