Puisi Untuk Masa Depan Bersama Kekasih

INFOREMAJA.NET ~ Puisi Untuk Masa Depan Bersama Kekasih akan memberi rasa kagum akan makna dan penyusunan kata per kata dari tiap kalimat yang tersusun menjadi sebuah kalimat dan bait.

Apalagi jika itu adalah puisi cinta, tatanan bahasa di tiap larik dan baitnya terkadang mampu membuat para pembaca hanyut ke dalam suasana dari tema yang terkandung dalam puisi tersebut.

Puisi Untuk Masa Depan Setiap orang punya pandangan sendiri-sendiri dalam mengartikan sebuah cinta. Tak ada yang salah, semua benar. Karna arti cinta hanyalah perwakilan dari apa yang dirasakan.

Yang pasti hanya perasaanlah yang mengerti secara pasti tentang rasa itu. Berikut adalah contoh Puisi Untuk Masa Depan Bersama Kekasih yang tersusun dalam sebuah puisi seperti di bawah ini:

========================================================================================

PERKAHWINAN

Sekarang, Cinta mulai menciptakan puisi dalam prosa kehidupan,
Untuk mencipta fikiran-fikiran masa lalu menjadi nyanyian pujian
Agar bersenandung siang hari dan menyanyi pada malam hari.

           Sekarang, hasrat menyingkapkan tabir keraguan dari kebingungan pada tahun-
           tahun yang telah berlalu.

Dari rangkaian kesenangan, ia merajut kebahagiaan yang hanya bisa dilampaui
dengan kebahagiaan jiwa ketika ia memeluk tuannya.

           Itulah dua peribadi kukuh yang berdiri berdampingan
           untuk mempertentangkan cinta mereka dengan kedengkian dari takdir yang lemah.

Itulah perpaduan anggur kuning dengan anggur warna lembayung
untuk menghasilkan paduan keemasan, warna cakrawala saat fajar merekah.

          Itulah pertentangan dua roh untuk pertentangan dan kesatuan dua jiwa dengan kesatuan.
          Ia adalah curahan hujan jernih dari langit murni ke dalam kesucian alam,
          Membangkitkan kekuatan-kekuatan ladang yang penuh berkat.

Apabila pandangan pertama dari wajah sang kekasih adalah seperti benih yang
ditaburkan oleh cinta di ladang hati manusia,

         Dan ciuman pertama dari dua bibir adalah seperti bunga pertama cabang kehidupan,
         Maka perkahwinan adalah buah pertama dari bunga pertama benih itu.

CINTA

Salahlah bagi orang yang mengira bahwa cinta itu datang
karena pergaulan yang lama dan rayuan yang terus menerus.
Cinta adalah tunas pesona jiwa,
dan jika tunas ini tak tercipta dalam sesaat,
ia takkan tercipta bertahun-tahun
atau bahkan abad.

       Ketika cinta memanggilmu maka dekatilah dia
       walau jalannya terjal berliku,
       jika cinta memelukmu maka
dekaplah ia walau pedang di sela-sela sayapnya melukaimu.

Cinta tidak menyadari kedalamannya dan terasa pada saat perpisahan pun tiba.
Dan saat tangan laki-laki menyentuh tangan seorang perempuan
mereka berdua telah menyentuh hati keabadian.

            Cinta adalah satu-satunya kebebasan di dunia
             kerana cinta itu membangkitkan semangat hukum-hukum kemanusiaan
            dan gejala alami pun tak mampu mengubah perjalanannya.

Jika cinta tidak dapat mengembalikan engkau kepadaku
dalam kehidupan ini, pastilah cinta akan menyatukan kita
dalam kehidupan yang akan datang.

SATU

Cinta itu satu
Ketika cintaku dan cintamu menjadi cinta kita

          Cinta itu satu
          Ketika cinta ini terbalas oleh cintamu
          Merajut tali kasih penuh asmara

Cinta itu satu
Ketika dua jiwa menyatu
Membangun impian kita bersama

          Cinta itu satu
          Ketika takdir telah bertemu
          Menjalani waktu penuh canda tawa

Cinta itu satu
Ketika dirimu ada dihatiku
Sekarang, esok dan selamanya

HADIRNYA

Kujalani waktu dengan kesendirian
Menapaki jalan sunyi tak terlupakan
Hatiku sepi tak bertuan
Menyimpan harapan yang tlah lama tersimpan

          Dan dia hadir dengan senyuman
          Menghiasi hari penuh kebahagiaan
          Bersamanya sungguh ku merasa nyaman
          Bagai terbang bersama impian

Ku temukannya diakhir perjalanan
Disaat ku lelah tuk bertahan
Dia buat hariku penuh keceriaan
Bibir ini slalu dihiasi senyuman

SENANDUNG CINTA

Cinta . . .
Senandung syair berdawai asmara
Irama kudendangkan sepenuh jiwa
Di mana saja aku mengingatnya

         Cinta . . .
         Dalam sendiri kau ada
         Memeluk hatiku dengan mesra
         Penuh kasih dan sayang senantiasa

Cinta . . .
Antara ada dan tiada
Hadirmu penuh tanda tanya
Akankah cinta ini slamanya

         Cinta . . .
         Kubersenandung dalam do’a
         Memanjatkan harapan untukmu di sana
         Tuhan kan menjaga cinta kita

Demikianlah puisi ini kami hadirkan untuk para remaja sekalian yang sedang mencarinya. Semoga membantu kalian menemukan puisi yang cocok untuk kekasih atau gebetan ataupun juga mantan kalian.