Kumpulan Puisi Rindu

Kumpulan Puisi RinduPeraaan rindu memang kadang membuat hati ini tak menentu. Ada rasa di hati saat dengan dirinya, terbayang masa bahagia telah di lewati bersama, waktu terus berlalu telah lama tidak berjumpa, seiring degup di dada rasa ini takkan pernah habis. Rasa rindu ingin berjumpa saat jauh darinya, rasa tak ingin kehilangan saat hadir di pelukan.hehehe..!!!langsung saja yach kalian simak puisi tentang rindu ini…!!!!

MERINDU

Menatap sepi dalam heningnya suasana pagi
Tak kudapati malam tadi
Separuh pelangi yang biasa kau beri
Menyusup angin membawa embun
Menyejukkan hati yang mendung

Teriris hati oleh malam tadi
Tak secercah harapan kau beri
Pada jiwa yang merindu
Walau hanya semalam tadi

Terduduk di ujung pagi yang mulai meninggi
Seranjang fikir terpaku sunyi
Terbayang jiwa dalam kesunyian hati
Menatap bayang yang tak kunjung menghampiri

Tak terizinkanku terpaku sunyi
Ku terbangkit melawan sepi hati
Tercipta batin tancapkan percaya
Tuk dapatkan anugerah jiwa

HUJAN DAN RINDUKU

Hujan ini deras tanpa guntur.
Tanpa suara-suara katak mendengkur.
Tak sisakan celah kering di tanah gersang tak subur.
Mengubah debu menjadi lumpur.
Kau..
Insan yang sedari tadi lamunku menjangkau.
Dengan benak dan khayal menujumu ku merantau.
Tanpa galau
Fokus pasti dalam angan oleh pertemuan lampau.
Sayang..
Apakah kini padaku juga lamunmu melayang?
Mungkin ya hayalku dan khayalmu bersua disebuah alam
bayang.
Melambai bebas bak kipas seorang dayang.
Aku merindukanmu.
Kini dan esokku..

KERINDUAN CINTA

waktu terus berlalu tak mungkin bisa ku putar kembali.
Perjalanan cinta, yang lama-lama lapuk oleh waktu,
mumgkin tak bisa ku ulangi.

Dimana engkau yang dulu?.
Dan dimana sikapmu itu?.

Pohon jati seolah ikut serta akan jalan cintaku.
Daun jati bersemi, seperti aku yang tersenyum akan cinta.
Tapi ketika daun jati gugur, seperti kesedihanku akan cinta.
Aku rindu akan sikapmu.
Dan aku rindu akan perhatianmu.

Seperti itik kehilangan induk.
Seperti aku yang rindu akan kamu.
Rindu, rindu, dan rindu yang ada dalam hatiku.
Untukmu cintaku.

Selamat Jalan Kasih

Laut sepi tanpa ombak
Bunga layu tanpa air
Sang surya tak berkutik tanpa sinarnya
Bak hati ini
Selalu sepi tanpa hadirmu

Andai ku dapat memutar waktu
Andai ku dapat tentukan takdirku
Tak ingin ku kehilanganmu
Ingin slalu ku bersamamu

Semua telah terjadi
Dirimu tlah pergi dari kehidupanku
Ingin rasa daku memanggilmu tuk kembali
Tapi apalah daya….

Meski cinta ini tak menyatu dalam satu hati
Daku tak kan menghapusmu dari hidupku
Kini hati kecilkupun berkata…,
Selamat jalan kasih
Semoga dirimu slalu bahagia
Disini ku slalu rindukanmu…

Peri Kecil

ku merindukanmu bagaikan mawar..
yang merindukan cahaya matahari di musim dingin..
ketika tak ada secercah cahaya yang bisa di rengkuhnya..

ku ingin mencintai bagaikan cinta sepasang merpati..
yang tak bisa mencintai yang lain setelah mendapatkan cintanya..

ku ingin bersamamu bagikan hangatnya matahari menyinari bumi..
bunga-bunga bermekaran.. burung-burung berkicauan..

walaupun terkadang ku berpikir itu semua hanyalah mimpi..
ku ingin mewujudkan mimpi itu walau hanya di dalam mimpi ku..

dengan cinta tanpa akhir..
ku ingin mewujudkan mimpi tu jadi nyata..
bersama mu..
peri kecilku..

Rasa Rindu

Telah lama ku simpan
Ternyata ku tak sanggup
Tak sanggup tak membuka
Walau telah ku paksa
Di hati ini
Tertulis sebuah kata
Kata sederhana
Yang mungkin tak bermakna apa-apa

Hanya satu buah kata yang muncul
Barangkali hanya kata usang
Tak berubah hingga petang
“Rindu”
Kupejamkan mataku
Wajahmu muncul
Kau tersenyum ke arahku

Terbesit…
Rasa ingin memburu
Mengejar senyuman itu
Namun semakin menjauh

Akh,
Tak usah kupikir lagi
Kau hanya mimpi yang sirna
Tak mungkin ku raih

Kusimpan rasa ini di ujung resah
Pada hujan petang yang basah
Sejumlah doa terbesit di alam mimpi
Terucap tanpa terasa..

Mimpi Semalam

Pada gelap kemarin, terselip senyum menawan yang indah
Lama tak nampak..
Menawan mengambang disana..
Jelas..
Juga mata yang purnama..
Senda tawa juga, masih sama..
Seperti waktu dulu, seperti ketika ak benar benar berseblahan dg dia..
Dia ak sebut purnama..
Dia ak sebut..

Pada tidur sebelum hari ini, mimpi menjemputku..
Membawa ak bertemu purnama..
Purnama ketika itu bersama Mia..
menjemputku hingga perlahan..
Hangat..
Tapi tak lama..
Ak pulang..
Ak dihantar mimpi, dijemput pagi..
Terenyuh seluruh isi hati..
Dia tak mampu ku sentuh


Asa masih mneggantung
Kurelakan engkau purnama..

Rindu Ini Milikmu

Aku tak pernah membayangkan
Rasa sayang ini tumbuh subur di dalam hati
Aku tak pernah berfikir akan begitu tersiksa seperti saat ini
Engkau telah pergi begitu lama, begitu lama
Aku hanya bisa merasakan tanpa mampu mengatakan
Berat memang, tapi apa mau dikata ?
Kenyataan pahit dan manis akan hadir dalam kehidupan manusia
Termasuk ” Aku ”
Aku yang di belenggu kerinduan dan kesepian setiap saat
Aku yang hanya bisa bertanya dan berharap
Kapan kau kembali ??

Andai aku punya malaikat cinta,,
Aku akan meminta padanya untuk membisikan 1 kata
bahwa ” Rindu Ini Milikmu ”

RINDU YANG TERLARANG

Aku bercerita pada hujan
Tentang air mata dan kesedihan
Yang menemani hariku dalam kesendirian

Rinai hujan menetes perlahan
Seperti air mataku yang terjatuh
Ketika kerinduan yang ada tak mampu terkatakan
Hanya mengalun dalam lagu yang kunyanyikan

Dengan kekosongan hati
Pada hujan aku bercerita
Rindu ini kurasakan untuknya
Sosok yang begitu jauh terpisah

UNGKAPAN RINDUKU

Dalam tirai malam aku merindukanmu
Berbisik kata pada langit dan semesta
Ungkapkan gelisah yang merantai hati
Rindu…

Satu kata, satu rasa
Kuucapkan, kuungkapkan
Untukmu yang jauh di sana

Aku berharap bintang melukiskan senyuman untukku
Senyuman darimu
Aku berharap bulan hembuskan napas padaku
Kata rindu untukku
Rindu darimu